Tips pendidikan 10 ~
Inilah beda Universitas, Politeknik, Institut, Akademi dan Sekolah Tinggi..
Universitas adalah suatu institusi pendidikan tinggi dan penelitian, yang memberikan gelar akademik dalam berbagai bidang. Sebuah universitas menyediakan pendidikan sarjana dan pascasarjana. Kata universitas berasal dari bahasa Latin universitas magistrorum et scholarium, yang berarti "komunitas guru dan akademisi".
Politeknik atau sering disamakan dengan institut teknologi adalah penamaan yang digunakan dalam berbagai institusi pendidikan yang memberikan berbagai jenis gelar dan sering beroperasi pada tingkat yang berbeda-beda dalam sistem pendidikan. Politeknik dapat merupakan institusi pendidikan tinggi dan teknik lanjutan serta penelitian ilmiah ternama dunia atau pendidikan vokasi profesional, yang memiliki spesialiasi dalam bidang ilmu pengetahuan, teknik, dan teknologi atau jurusan-jurusan teknis yang berbeda jenis. Istilah tersebut juga dapat merujuk pada sekolah pendidikan menengah yang berfokus pada pelatihan vokasional. Istilah politeknik berasal dari bahasa Yunani πολύ (polú atau polý) yang berarti "banyak" dan τεχνικός (tekhnikós) yang berarti "seni". Istilah institut teknologi, untuk bagiannya, sering disingkat IT; istilah ini berbeda dengan teknologi informasi.
Institut adalah perguruan tinggi yang menyelenggarakan pendidikan akademik dan/atau vokasi dalam sekelompok disiplin ilmu pengetahuan, teknologi, dan/atau seni dan jika memenuhi syarat dapat menyelenggarakan pendidikan profesi.
Akademi dalam pendidikan di Indonesia merupakan salah satu bentuk perguruan tinggi selain politeknik, sekolah tinggi, institut, dan universitas. Akademi adalah perguruan tinggi yang menyelenggarakan pendidikan vokasi dalam satu cabang atau sebagian cabang ilmu pengetahuan, teknologi, dan/atau seni tertentu.
Sekolah tinggi dalam pendidikan di Indonesia adalah perguruan tinggi yang menyelenggarakan pendidikan akademik dan/atau vokasi dalam lingkup satu disiplin ilmu pengetahuan, teknologi, dan/atau seni dan jika memenuhi syarat dapat menyelenggarakan pendidikan profesi.
Sumber : infotigasma ,seputarkuliah (OA)
Semoga bermanfaat❤
Minggu, 20 Desember 2015
Prospek kerja lulusan Pariwisata
Tips pendidikan 9 ~
Inilah Beberapa Jurusan dan Prospek Kerja Lulusan Pariwisata👍
Pendidikan pariwisata memang dapat dikatakan masih sangat baru di Indonesia. Kita tentu memaklumi hal ini, mengingat ilmu pariwisata baru diakui secara resmi sebagai ilmu mandiri pada tahun 2008. Jauh sangat baru dibandingkan dengan ilmu-ilmu lainnya. Bahkan lulusan pendidikan pariwisata di Indonesia masih terbilang sedikit.
Lalu, muncul pertanyaan, apakah dengan ilmu yang tergolong muda ini seorang lulusan pariwisata dapat berhasil di masa depan, mendapat kesejahteraan hidup seperti lulusan-lulusan jurusan lainnya.
Pada artikel ini, sahabat Studi Pariwisata akan mendapat informasi mengenai inforamsi beberapa program studi yang ada dalam pendidikan pariwisata beserta peluang kerja apa saja yang sesuai dengan keilmuan program studi tersebut.
Pengetahuan ini sangat penting bagi mahasiswa pariwisata maupun calon mahasiswa yang sedang memilih-milih jurusan yang akan menjadi tempat belajar beberapa tahun yang akan datang.
Di bawah ini akan disajikan Informasi mengenai jurusan dalam ilmu pariwisata serta prospek kerja lulusannya.
🔎Jurusan Hospitality / Pengelolaan Pariwisata
Jurusan ini menerapkan program pendidikan pariwisata yang berbasis keilmuan hingga pengambilan keputusan mengenai kebijakan pariwisata.
Fokus keilmuan yang dipelajari pada jurusan hospitality adalah pendidikan ataupun pengetahuan dalam hal manajemen pariwisata dan keakomodasian pada umumnya. Karena sifatnya keilmuan, maka lulusannya berhak menyandang gelar Sarjana Pariwisata (S.Par).
Dalam hal prospek kerja, lulusan dari jurusan hospitality dapat bekerja di bidang industri pariwisata, pemerintahan, peneliti, konsultan pariwisata, dan dosen/guru yang professional dalam bidang pariwisata.
🔎Jurusan Usaha Perjalana Wisata
Berbeda halnya dengan jurusan hospitality yang berbasis keilmuan, jurusan Usaha Perjalanan Wisata memiliki basis vokasi dengan jenjang Ahli Madya. Pendidikan yang diberikan pada jurusan ini merupakan pendidikan ketrampilam dalam bidang pengelolaan Usaha Perjalanan Wisata (tour)l khususnya dibidang produk jasa perjalanan wisata, chargo/kurir, ticketing, guiding serta Produk lainnya. Sehingga prospek kerja lulusannya juga pada bidang yang disebutkan di atas.
Lulusan dari jurusan ini akan mendapat gelar Ahli Madya Pariwisata (A.Md. Par)
🔎Jurusan Manajemen Bisnis Perjalana Pariwisata
Selanjutnya kita menuju ke jurusan yang satu rumpun dengan jurusan usaha perjalanan wisata, yaitu jurusan manajemen bisnis perjalanan wisata.
Perbedaan antara jurusan ini dengan jurusan usaha perjalanan wisata adalah pada jurusan ini pendidikan vokasi yang diterapkan setara dengan jenjang sarjana Strata Satu ( S1) atau disebut dengan Diploma 4 (D4). Oleh karenanya gelar lulusannya pun berbeda, yaitu Sarjana Sain Terapan Pariwisata (S.ST.Par)
Keterampilan yang diajarkan pada jurusan ini meliputi Manajemen/pengelolaan bidang Usaha Wisata baik manajemen Travel Biro dan Pariwisatal secara keseluruhan maupun dibidang produk jasa wisata perjalanan wisata, chargo/kurir, ticketing, guiding serta Produk lainnya.
Untuk prospek kerja, lulusan manajemen perjalanan wisata dapat bekerja dalam bidang industri tour dan travel seperti: Ticketing, Tour Planner, Guide, Cargo/Peti Kemas-Ekspedisi, Transportasi dan sebagainya. Disamping itu, juga untuk memenuhi kebutuhan Dosen/Guru praktisi dibidang pariwisata, dan bidang Pemerintahan Pariwisata.
🔎Jurusan Perhotelan & Administrasi Hotel
Jurusan perhotelan dan adiministrasi hotel merupakan jurusan yang memiliki kemiripan dari segi program pendidikannya yang bersifat vokasi. Namun, perbedaan kedua jurusan ini terletak pada jenjangnya.
Jurusan perhotelan merupakan jurusan dengan jenajng pendidikan diploma 3 (D3) sehingga gelar lulusannya adalah Ahli Madya Pariwisata (A. Md. Par), sementara jurusan administrasi hotel memiliki program pendidikan jenjang diploma 4 (D4) sehingga gelar lulusannya adalah Sarjana Sain Terapan Pariwisata (S.ST. Par).
Dalam hal prospek kerja, kedua jurusan ini sama seperti namanya tentu akan lebih profesional bekerja pada bidang industri perhotelan. Namun, tidak menutup kemungkinan lulusan jurusan perhotelan maupun administrasi hotel dapat dengan profesional bekerja pada bidang usaha Restaurant & bar, Café, Catering, Laundry, Bakery dan sebagainya. Disamping itu, juga untuk memenuhi kebutuhan tenaga pengajar Dosen/Guru praktisi dibidang pariwisata dan bidang Pemerintahan – Pariwisata.
Nah, itu tadi sekilas beberapa jurusan dalam pendidikan pariwisata beserta prospek kerjanya. Semoga bermanfaat bagi sahabat Studi Pariwisata sekalian :)
Sumber : studipariwisata[dot]com , seputarkuliah.com
Semoga bermanfaat❤
Inilah Beberapa Jurusan dan Prospek Kerja Lulusan Pariwisata👍
Pendidikan pariwisata memang dapat dikatakan masih sangat baru di Indonesia. Kita tentu memaklumi hal ini, mengingat ilmu pariwisata baru diakui secara resmi sebagai ilmu mandiri pada tahun 2008. Jauh sangat baru dibandingkan dengan ilmu-ilmu lainnya. Bahkan lulusan pendidikan pariwisata di Indonesia masih terbilang sedikit.
Lalu, muncul pertanyaan, apakah dengan ilmu yang tergolong muda ini seorang lulusan pariwisata dapat berhasil di masa depan, mendapat kesejahteraan hidup seperti lulusan-lulusan jurusan lainnya.
Pada artikel ini, sahabat Studi Pariwisata akan mendapat informasi mengenai inforamsi beberapa program studi yang ada dalam pendidikan pariwisata beserta peluang kerja apa saja yang sesuai dengan keilmuan program studi tersebut.
Pengetahuan ini sangat penting bagi mahasiswa pariwisata maupun calon mahasiswa yang sedang memilih-milih jurusan yang akan menjadi tempat belajar beberapa tahun yang akan datang.
Di bawah ini akan disajikan Informasi mengenai jurusan dalam ilmu pariwisata serta prospek kerja lulusannya.
🔎Jurusan Hospitality / Pengelolaan Pariwisata
Jurusan ini menerapkan program pendidikan pariwisata yang berbasis keilmuan hingga pengambilan keputusan mengenai kebijakan pariwisata.
Fokus keilmuan yang dipelajari pada jurusan hospitality adalah pendidikan ataupun pengetahuan dalam hal manajemen pariwisata dan keakomodasian pada umumnya. Karena sifatnya keilmuan, maka lulusannya berhak menyandang gelar Sarjana Pariwisata (S.Par).
Dalam hal prospek kerja, lulusan dari jurusan hospitality dapat bekerja di bidang industri pariwisata, pemerintahan, peneliti, konsultan pariwisata, dan dosen/guru yang professional dalam bidang pariwisata.
🔎Jurusan Usaha Perjalana Wisata
Berbeda halnya dengan jurusan hospitality yang berbasis keilmuan, jurusan Usaha Perjalanan Wisata memiliki basis vokasi dengan jenjang Ahli Madya. Pendidikan yang diberikan pada jurusan ini merupakan pendidikan ketrampilam dalam bidang pengelolaan Usaha Perjalanan Wisata (tour)l khususnya dibidang produk jasa perjalanan wisata, chargo/kurir, ticketing, guiding serta Produk lainnya. Sehingga prospek kerja lulusannya juga pada bidang yang disebutkan di atas.
Lulusan dari jurusan ini akan mendapat gelar Ahli Madya Pariwisata (A.Md. Par)
🔎Jurusan Manajemen Bisnis Perjalana Pariwisata
Selanjutnya kita menuju ke jurusan yang satu rumpun dengan jurusan usaha perjalanan wisata, yaitu jurusan manajemen bisnis perjalanan wisata.
Perbedaan antara jurusan ini dengan jurusan usaha perjalanan wisata adalah pada jurusan ini pendidikan vokasi yang diterapkan setara dengan jenjang sarjana Strata Satu ( S1) atau disebut dengan Diploma 4 (D4). Oleh karenanya gelar lulusannya pun berbeda, yaitu Sarjana Sain Terapan Pariwisata (S.ST.Par)
Keterampilan yang diajarkan pada jurusan ini meliputi Manajemen/pengelolaan bidang Usaha Wisata baik manajemen Travel Biro dan Pariwisatal secara keseluruhan maupun dibidang produk jasa wisata perjalanan wisata, chargo/kurir, ticketing, guiding serta Produk lainnya.
Untuk prospek kerja, lulusan manajemen perjalanan wisata dapat bekerja dalam bidang industri tour dan travel seperti: Ticketing, Tour Planner, Guide, Cargo/Peti Kemas-Ekspedisi, Transportasi dan sebagainya. Disamping itu, juga untuk memenuhi kebutuhan Dosen/Guru praktisi dibidang pariwisata, dan bidang Pemerintahan Pariwisata.
🔎Jurusan Perhotelan & Administrasi Hotel
Jurusan perhotelan dan adiministrasi hotel merupakan jurusan yang memiliki kemiripan dari segi program pendidikannya yang bersifat vokasi. Namun, perbedaan kedua jurusan ini terletak pada jenjangnya.
Jurusan perhotelan merupakan jurusan dengan jenajng pendidikan diploma 3 (D3) sehingga gelar lulusannya adalah Ahli Madya Pariwisata (A. Md. Par), sementara jurusan administrasi hotel memiliki program pendidikan jenjang diploma 4 (D4) sehingga gelar lulusannya adalah Sarjana Sain Terapan Pariwisata (S.ST. Par).
Dalam hal prospek kerja, kedua jurusan ini sama seperti namanya tentu akan lebih profesional bekerja pada bidang industri perhotelan. Namun, tidak menutup kemungkinan lulusan jurusan perhotelan maupun administrasi hotel dapat dengan profesional bekerja pada bidang usaha Restaurant & bar, Café, Catering, Laundry, Bakery dan sebagainya. Disamping itu, juga untuk memenuhi kebutuhan tenaga pengajar Dosen/Guru praktisi dibidang pariwisata dan bidang Pemerintahan – Pariwisata.
Nah, itu tadi sekilas beberapa jurusan dalam pendidikan pariwisata beserta prospek kerjanya. Semoga bermanfaat bagi sahabat Studi Pariwisata sekalian :)
Sumber : studipariwisata[dot]com , seputarkuliah.com
Semoga bermanfaat❤
Sabtu, 19 Desember 2015
TEKNIK GEOMATIKA dan prospek kerjanya
Tips pendidikan 8 ~
Kemungkinan besar teman-teman yang membaca artikel atau yang sedang cari-cari informasi tentang jurusan yang ingin diambil belum tahu sama sekali tentang apa itu Teknik Geomatika. Saya yakin bagi teman-teman yang memiliki passion dibidang engineering, hanya tahu dan pernah mendengar jurusan teknik yang telah lama booming seperti teknik Elektro,Kimia,Mesin, Fisika, Sipil ataupun Arsitektur, iya bukan???.
Tapi bagi teman-teman yang ingin tahu tentang apa itu jurusan teknik Geomatika dan hal-hal apa saja yang dipelajari, bolehlah baca-baca artikel ini. Saya akan berbagi pengetahuan dan pengalaman melalui blog ini seputar apa-apa saja yang berhubungan dengan teknik Geomatika, walaupun sebenarnya saya juga masih awam dan pemula dibidang Geomatika.
🔎Apa definisi dari Geomatika?
Geomatika adalah suatu kajian keilmuan dan rekayasa yang mengacu kepada pendekatan terpadu dari kegiatan mengukur, menganalisis, mengelola, menyimpan dan menyajikan deskripsi dan lokasi dari data berbasis muka bumi (georeferenced) atau yang sering disebut sebagai data spasial. (Panduan Akademik Teknik Geomatika SV UGM 2012). Untuk lebih jelasnya begini, di bidang geomatika itu dilakukan pengumpulan data melalui pengukuran langsung dilapangan, lalu disimpan, diproses dan di sajikan dengan software kedalam bentuk produk akhir berupa peta.
🔎Kompetensi apa yang dipelajari dibidang Geomatika ?
Secara garis besar, ketika nantinya teman-teman kuliah di jurusan teknik geomatika akan mempelajari 3 kompetensi dasar yaitu surveying positioning mapping, geo-information, dan foto-remote sensing.
🔎Surveying, Positioning and Mapping
Di kompetensi dasar yang satu ini, para mahasiswa nantinya diwajibkan untuk mengambil data ukur secara langsung kelapangan dengan menggunakan alat-alat ukur seperti teodolite, waterpass, dan GPS. Ketelitian dan keseriusan mahasiswa sangat diperlukan dalam kompetensi ini untuk mendapatkan data ukur yang berkualitas. Selain itu, kreativitas mahasiswa dalam mendesain area ukur sangat menentukan dalam kompetensi ini. Cocok bagi teman-teman yang suka menjadi anak lapangan dan gemar menggambar. It's so fun!!
🔎Geo-Informatika (SIG)
Berbeda dengan kompetensi sebelumnya, kali ini mahasiswa kebanyakan berkutat mencari dan menggolah data di dalam laboratorium. Di kompetensi ini, mahasiswa lebih diutamakan untuk bagaimana mengolah dan menampilkan data ukur/geospasial yang sudah ada menjadi sebuah peta yang informatif. Dengan kata lain, mahasiswa dituntut untuk dapat menampilkan data ukur dalam bentuk peta yang mudah dibaca dan digunakan oleh pengguna. Jadi teman-teman, kreativitas dan selera estetik menjadi kunci di kompetensi ini.
🔎Foto & Remote Sensing
Mahasiswa akan "bermain-main" dengan yang namanya data citra foto dan satelite. Disini mahasiswa akan banyak sekali menggunakan software-software pengolah citra seperti Er Mapper, ENVI, ERDAS dan lain-lain. Mata mahasiswa akan terbuka lebar dengan betapa praktisnya menggunakan data citra untuk membuat sebuah produk berupa peta.
🔎Bagaimana prospek kerja dari sebaran alumni yang sudah ada ?
Nantinya seluruh alumni yang telah bekerja akan menjadi seorang Surveyor dengan pengecualian bekerja di perusahaan yang ada kaitannya dengan pengukuran dan pengolah data geospasial.
🔎Berikut daftar-daftar lembaga, badan dan pihak-pihak yang membutuhkan jasa lulusan Teknik Geomatika :
1. BAPPEDA ( Badan Perencanaan dan Pembangunan Daerah )
2. BPN ( Badan Pertanahan Nasional )
3. BIG ( Badan Informasi Geospasial )
4. LAPAN ( Lembaga Penerbangan dan Antariksa Nasional )
5. BNPB ( Badan Nasional Penanggulangan Bencana )
6. Departemen Transmigrasi
7. Departemen Pekerjaan Umum
8. Konsultan Teknik
9. dll
Selain lembaga-lembaga diatas, masih banyak perusahaan-perusahaan tambang, minyak dan migas nasional/asing yang membutuhkan jasa-jasa alumni teknik Geomatika. Di bawah ini terdapat diagram sebaran alumni Teknik Geomatika yang terbaru di salah satu PTN di indonesia.
🔎Jurusan Geodesi/Geomatika yang ada di PTN di indonesia :
1. Teknik Geomatika SV UGM
2. Teknik Geodesi & Geomatika UGM
3. Teknik Geodesi & Geomatika ITB
4. Teknik Geodesi & Geomatika UNDIP
5. Teknik Geomatika ITS
6. Teknik Geodes ITERA
🔎Jurusan Geodesi/Geomatika yang ada di PTS di indonesia :
1. Teknik Geodesi UNILA
2. Teknik Geodesi ITP
3. Teknik Geodesi ITENAS/ITN
4. Teknik Geodesi UNPAK
Nah, itulah informasi seputar jurusan Teknik Geomatiika yang bisa saya bagikan kepada teman-teman yang membaca artikel ini.
Sumber : lukasbayuaji[dot]blogspot[dot]co[dot]id , seputarkuliah.com
Kemungkinan besar teman-teman yang membaca artikel atau yang sedang cari-cari informasi tentang jurusan yang ingin diambil belum tahu sama sekali tentang apa itu Teknik Geomatika. Saya yakin bagi teman-teman yang memiliki passion dibidang engineering, hanya tahu dan pernah mendengar jurusan teknik yang telah lama booming seperti teknik Elektro,Kimia,Mesin, Fisika, Sipil ataupun Arsitektur, iya bukan???.
Tapi bagi teman-teman yang ingin tahu tentang apa itu jurusan teknik Geomatika dan hal-hal apa saja yang dipelajari, bolehlah baca-baca artikel ini. Saya akan berbagi pengetahuan dan pengalaman melalui blog ini seputar apa-apa saja yang berhubungan dengan teknik Geomatika, walaupun sebenarnya saya juga masih awam dan pemula dibidang Geomatika.
🔎Apa definisi dari Geomatika?
Geomatika adalah suatu kajian keilmuan dan rekayasa yang mengacu kepada pendekatan terpadu dari kegiatan mengukur, menganalisis, mengelola, menyimpan dan menyajikan deskripsi dan lokasi dari data berbasis muka bumi (georeferenced) atau yang sering disebut sebagai data spasial. (Panduan Akademik Teknik Geomatika SV UGM 2012). Untuk lebih jelasnya begini, di bidang geomatika itu dilakukan pengumpulan data melalui pengukuran langsung dilapangan, lalu disimpan, diproses dan di sajikan dengan software kedalam bentuk produk akhir berupa peta.
🔎Kompetensi apa yang dipelajari dibidang Geomatika ?
Secara garis besar, ketika nantinya teman-teman kuliah di jurusan teknik geomatika akan mempelajari 3 kompetensi dasar yaitu surveying positioning mapping, geo-information, dan foto-remote sensing.
🔎Surveying, Positioning and Mapping
Di kompetensi dasar yang satu ini, para mahasiswa nantinya diwajibkan untuk mengambil data ukur secara langsung kelapangan dengan menggunakan alat-alat ukur seperti teodolite, waterpass, dan GPS. Ketelitian dan keseriusan mahasiswa sangat diperlukan dalam kompetensi ini untuk mendapatkan data ukur yang berkualitas. Selain itu, kreativitas mahasiswa dalam mendesain area ukur sangat menentukan dalam kompetensi ini. Cocok bagi teman-teman yang suka menjadi anak lapangan dan gemar menggambar. It's so fun!!
🔎Geo-Informatika (SIG)
Berbeda dengan kompetensi sebelumnya, kali ini mahasiswa kebanyakan berkutat mencari dan menggolah data di dalam laboratorium. Di kompetensi ini, mahasiswa lebih diutamakan untuk bagaimana mengolah dan menampilkan data ukur/geospasial yang sudah ada menjadi sebuah peta yang informatif. Dengan kata lain, mahasiswa dituntut untuk dapat menampilkan data ukur dalam bentuk peta yang mudah dibaca dan digunakan oleh pengguna. Jadi teman-teman, kreativitas dan selera estetik menjadi kunci di kompetensi ini.
🔎Foto & Remote Sensing
Mahasiswa akan "bermain-main" dengan yang namanya data citra foto dan satelite. Disini mahasiswa akan banyak sekali menggunakan software-software pengolah citra seperti Er Mapper, ENVI, ERDAS dan lain-lain. Mata mahasiswa akan terbuka lebar dengan betapa praktisnya menggunakan data citra untuk membuat sebuah produk berupa peta.
🔎Bagaimana prospek kerja dari sebaran alumni yang sudah ada ?
Nantinya seluruh alumni yang telah bekerja akan menjadi seorang Surveyor dengan pengecualian bekerja di perusahaan yang ada kaitannya dengan pengukuran dan pengolah data geospasial.
🔎Berikut daftar-daftar lembaga, badan dan pihak-pihak yang membutuhkan jasa lulusan Teknik Geomatika :
1. BAPPEDA ( Badan Perencanaan dan Pembangunan Daerah )
2. BPN ( Badan Pertanahan Nasional )
3. BIG ( Badan Informasi Geospasial )
4. LAPAN ( Lembaga Penerbangan dan Antariksa Nasional )
5. BNPB ( Badan Nasional Penanggulangan Bencana )
6. Departemen Transmigrasi
7. Departemen Pekerjaan Umum
8. Konsultan Teknik
9. dll
Selain lembaga-lembaga diatas, masih banyak perusahaan-perusahaan tambang, minyak dan migas nasional/asing yang membutuhkan jasa-jasa alumni teknik Geomatika. Di bawah ini terdapat diagram sebaran alumni Teknik Geomatika yang terbaru di salah satu PTN di indonesia.
🔎Jurusan Geodesi/Geomatika yang ada di PTN di indonesia :
1. Teknik Geomatika SV UGM
2. Teknik Geodesi & Geomatika UGM
3. Teknik Geodesi & Geomatika ITB
4. Teknik Geodesi & Geomatika UNDIP
5. Teknik Geomatika ITS
6. Teknik Geodes ITERA
🔎Jurusan Geodesi/Geomatika yang ada di PTS di indonesia :
1. Teknik Geodesi UNILA
2. Teknik Geodesi ITP
3. Teknik Geodesi ITENAS/ITN
4. Teknik Geodesi UNPAK
Nah, itulah informasi seputar jurusan Teknik Geomatiika yang bisa saya bagikan kepada teman-teman yang membaca artikel ini.
Sumber : lukasbayuaji[dot]blogspot[dot]co[dot]id , seputarkuliah.com
prospek kerja jurusan Astronomi
Tips pendidikan 7 ~
Di Mana Saya Bekerja Kalau Kuliah di Astronomi?🚀🚀🚀
Astronomi! Apa yang ada dalam benakmu ketika mendengar kata ini? Semua hal terkait benda langit? Langit malam penuh bintang? Foto-foto indah dari langit?
Astronomi adalah ilmu alam yang mempelajari benda-benda langit termasuk di dalamnya mempelajari aspek fisika, kimia, biologi, dan juga evolusi dari benda-benda tersebut. Tak hanya itu, astronomi juga mempelajari fenomena di luar atmosfer Bumi, seperti ledakan supernova, ledakan sinar-gamma, radiasi latar belakang mikrokosmik dll.
Secara sederhana, astronomi merupakan ilmu yang mempelajari, bintang, planet dan antariksa.
Tapi, bagi masyarakat umum, astronomi lebih dikenal dari keindahan foto-foto langit yang dihasilkan baik oleh para astronom maupun astronom amatir. Apalagi dengan kehadiran teleskop landas angkasa, foto-foto dari antariksa yang disajikan pun semakin menakjubkan. Misteri yang tersimpan di balik setiap foto membangun ketertarikan dan rasa ingin tahu akan apa yang terjadi di alam semesta.
Keindahan ini pulalah yang membawa sebagian besar penyuka astronomi untuk tertarik mendalami lebih lanjut bidang yang satu ini lewat pendidikan tinggi di jurusan Astronomi. Tapi, pertanyaan lain pun hadir, seandainya saya memilih astronomi sebagai pilihan studi selama 4 tahun, dimanakah saya akan bekerja? Pertanyaan ini pulalah yang menjadi keraguan bagi orang tua untuk merelakan anak-anaknya memilih astronomi.
🔎Dimanakah anak saya kelak akan bekerja? Lapangan kerja seperti apa yang menanti masa depan anak saya?
🔎Mengapa memilih astronomi?
Sebagian besar pemilih astronomi selalu mendasarkan pilihannya pada kecintaannya akan astronomi dan kekagumannya akan keindahan alam semesta serta misteri yang ada di baliknya. Ada banyak cerita dan ungkapan yang diberikan untuk menggambarkan rasa cinta akan astronomi yang kemudian menjadi dasar untuk menggeluti astronomi sebagai profesi impian.
Tapi, menggeluti astronomi sebagai profesi memiliki tantangan tersendiri. Dasar paling utama dalam menekuni astronomi adalah keingintahuan untuk memahami setiap obyek dan kejadian di alam semesta. Dan rasa ingin tahu itu harus terus bertumbuh dan tidak pernah mati untuk mencari jawaban atas setiap misteri.
Bagaimana bintang dan planet terbentuk? Bagaimana cara kerjanya? Bagaimana alam semesta dimulai? Bagaimana kehidupan bisa tumbuh dan berkembang? Apakah kehidupan ada di planet lain? Dan masih banyak pertanyaan yang harus dicari jawabannya. Jawaban itu bisa diperoleh dari pengamatan atau dari teori yang dibangun berdasarkan hukum-hukum fisika yang bekerja di alam semesta. Artinya, butuh pemahaman yang baik tentang matematika, fisika, kimia, biologi, sains komputasi untuk bisa menelaah lebih jauh misteri alam semesta.
Memilih astronomi sebagai profesi atau bidang yang digeluti saat kuliah juga tidak berarti akan ada pengamatan yang sangat rutin seperti halnya ketika menekuni hobi astronomi. Astronom di masa kini, memang masih mempelajari dan melakukan pengamatan. Tapi astronomi modern sudah mulai bergeser atau bisa dikatakan sudah bergeser terutama di negara-negara maju. Teleskop dikendalikan dari jarak jauh dan astronom bisa menunggu hasil pengamatannya dari ruangan yang nyaman dan hangat. Ketika hasil itu datang, maka yang dilakukan adalah pengolahan dan analisa data pengamatan.
Jika memang sudah siap dengan tuntutan kerja seperti itu, artinya kamu pun siap untuk memilih astronomi sebagai pilihan jurusan untuk perkuliahan. Tapi, kuliah di astronomi bukan berarti kamu akan menjadi astronom profesional. Mengapa demikian?
Astronom profesional bukanlah lulusan astronomi tapi mereka yang kemudian menggeluti dunia astronomi sebagai profesinya. Artinya tidak semua lulusan astronomi adalah astronom profesional? Atau dengan kata lain, tidak semua lulusan astronomi akan bekerja di astronomi. Jadi… terkait dengan pertanyaan awal. Setelah lulus dari astronomi, dimanakah seseorang akan bekerja?
🔎Astronomi Sebagai Profesi
Untuk menjadi astronom, jurusan yang bisa digeluti sebenarnya bukan hanya astronomi. Seseorang bisa memulai perjalanan sebagai astronom dengan mengawali langkahnya di jurusan fisika, matematika atau jurusan teknik terkait.
Di Indonesia, sebagian besar pandangan umum masyarakat, jika ingin menjadi astronom maka kuliahlah di astronomi. Dan pertanyaan berikut yang mengiringi, lapangan pekerjaan astronomi itu dimana saja?
Untuk menjadi astronom profesional, pendidikan sarjana di astronomi barulah permulaan, karena jenjang tersebut merupakan dasar untuk mempelajari astronomi sebelum mempersempit bidang keahlian di astronomi lewat program pascasarjana dan doktoral. Setelah itu, ia harus melakukan penelitian yang menghasilkan makalah yang diterbitkan di jurnal ilmiah. Paper atau makalah ilmiah merupakan rekam jejak bagi para astronom untuk terus berkiprah sekaligus memperoleh kesempatan untuk bekerja di bidang yang ia tekuni.
Pada umumnya tidak semua lulusan astronomi akan melanjutkan studi di astronomi atau bekerja di astronomi.
Bagi mereka yang memilih untuk menekuni dunia astronomi, maka profesi yang paling umum adalah menjadi peneliti dan dosen. Dengan berkembangnya edukasi astronomi dan penjangkauan masyarakat, dibutuhkan juga pengajar atau guru, sains komunikator, penulis maupun jurnalis yang mampu untuk menjembatani para astronom dan masyarakat.
Lahan pekerjaan bagi mereka yang hendak menggeluti dunia astronomi, merentang dari perguruan tinggi, lembaga penelitian, lembaga antariksa, observatorium, planetarium, pusat sains, sekolah, maupun media astronomi dan media massa pada umumnya. Tapi, pertanyaan lain tentunya akan muncul. Bukankah, lahan pekerjaan sebagai peneliti dan dosen astronomi tidak banyak di Indonesia? Terkait dosen, perlu diingat bahwa lahan pekerjaan yang bisa diisi tidak hanya sebagai dosen astronomi karena tidak semua universitas di Indonesia membutuhkan dosen astronomi dan astrofisika. Jurusan astronomi, untuk saat ini, hanya ada satu di Indonesia. Untuk itu lahan pekerjaan yang tersedia adalah dosen Fisika dengan kesempatan untuk memperkenalkan sekaligus mengembangkan astrofisika di perguruan tinggi tersebut.
Persoalan lahan pekerjaan bagi astronom profesional tidak hanya terjadi di negara berkembang melainkan juga di negara maju. Akan tetapi pengembangan astronomi di berbagai negara juga menjadi lahan pekerjaan baru bagi astronom, Tapi, kali ini kompetisinya tidak lagi di suatu negara melainkan antar negara. Disinilah setiap lulusan astronomi atau astronom dituntut untuk dapat melihat kesempatan yang ditawarkan di dunia. Contohnya, dibangunnya teleskop radio, maupun teleskop optik di berbagai belahan dunia menjadi kesempatan bagi para astronom untuk memperoleh pekerjaan. Kuncinya, kemauan untuk melihat ke luar negaranya dan tidak hanya terpaku pada kesempatan di negara sendiri.
Selain mempelajari fisika, matematika atau pengamatan, seorang mahasiswa astronomi dituntut juga untuk memahami pemrograman, instrumentasi, menulis makalah, presentasi dan berkomunikasi dengan masyarakat awam. Apabila sesorang lulusan astronomi ingin melanjutkan karirnya di bidang astronomi, maka dianjurkan dia meneruskan pendidikannya hingga doktor (S3). Akan tetapi, jika dia tidak memilih untuk berkiprah sebagai astronom peneliti, maka berbekal pengetahuan beragam yang dipelajari di astronomi, serta dasar logika fisika dan matematika yang kuat, lulusan yang memutuskan untuk tidak menekuni dunia astronomi akan memiliki profesi yang beragam. Ada yang berkiprah (dan berprestasi) di bidang satelit dan telekomunikasi, industri, manajemen, keuangan, penerbit, teknologi informasi, instrumentasi, ekonomi, desain, filsafat, industri pertelevisian, pendidikan, seni, dan ada yang kemudian berkiprah sebagai entrepreuneur.
Kuliah di astronomi memang membuka kesempatan untuk berkiprah di berbagai bidang antara lain karena ragam kebutuhan dari mata kuliah yang dipelajari.
Jadi dimanakah saya bekerja setelah lulus dari astronomi? Bisa dimana saja :)
Sumber : langitselatan[dot]com , seputarkuliah(OA)
Semoga bermanfaat❤
Di Mana Saya Bekerja Kalau Kuliah di Astronomi?🚀🚀🚀
Astronomi! Apa yang ada dalam benakmu ketika mendengar kata ini? Semua hal terkait benda langit? Langit malam penuh bintang? Foto-foto indah dari langit?
Astronomi adalah ilmu alam yang mempelajari benda-benda langit termasuk di dalamnya mempelajari aspek fisika, kimia, biologi, dan juga evolusi dari benda-benda tersebut. Tak hanya itu, astronomi juga mempelajari fenomena di luar atmosfer Bumi, seperti ledakan supernova, ledakan sinar-gamma, radiasi latar belakang mikrokosmik dll.
Secara sederhana, astronomi merupakan ilmu yang mempelajari, bintang, planet dan antariksa.
Tapi, bagi masyarakat umum, astronomi lebih dikenal dari keindahan foto-foto langit yang dihasilkan baik oleh para astronom maupun astronom amatir. Apalagi dengan kehadiran teleskop landas angkasa, foto-foto dari antariksa yang disajikan pun semakin menakjubkan. Misteri yang tersimpan di balik setiap foto membangun ketertarikan dan rasa ingin tahu akan apa yang terjadi di alam semesta.
Keindahan ini pulalah yang membawa sebagian besar penyuka astronomi untuk tertarik mendalami lebih lanjut bidang yang satu ini lewat pendidikan tinggi di jurusan Astronomi. Tapi, pertanyaan lain pun hadir, seandainya saya memilih astronomi sebagai pilihan studi selama 4 tahun, dimanakah saya akan bekerja? Pertanyaan ini pulalah yang menjadi keraguan bagi orang tua untuk merelakan anak-anaknya memilih astronomi.
🔎Dimanakah anak saya kelak akan bekerja? Lapangan kerja seperti apa yang menanti masa depan anak saya?
🔎Mengapa memilih astronomi?
Sebagian besar pemilih astronomi selalu mendasarkan pilihannya pada kecintaannya akan astronomi dan kekagumannya akan keindahan alam semesta serta misteri yang ada di baliknya. Ada banyak cerita dan ungkapan yang diberikan untuk menggambarkan rasa cinta akan astronomi yang kemudian menjadi dasar untuk menggeluti astronomi sebagai profesi impian.
Tapi, menggeluti astronomi sebagai profesi memiliki tantangan tersendiri. Dasar paling utama dalam menekuni astronomi adalah keingintahuan untuk memahami setiap obyek dan kejadian di alam semesta. Dan rasa ingin tahu itu harus terus bertumbuh dan tidak pernah mati untuk mencari jawaban atas setiap misteri.
Bagaimana bintang dan planet terbentuk? Bagaimana cara kerjanya? Bagaimana alam semesta dimulai? Bagaimana kehidupan bisa tumbuh dan berkembang? Apakah kehidupan ada di planet lain? Dan masih banyak pertanyaan yang harus dicari jawabannya. Jawaban itu bisa diperoleh dari pengamatan atau dari teori yang dibangun berdasarkan hukum-hukum fisika yang bekerja di alam semesta. Artinya, butuh pemahaman yang baik tentang matematika, fisika, kimia, biologi, sains komputasi untuk bisa menelaah lebih jauh misteri alam semesta.
Memilih astronomi sebagai profesi atau bidang yang digeluti saat kuliah juga tidak berarti akan ada pengamatan yang sangat rutin seperti halnya ketika menekuni hobi astronomi. Astronom di masa kini, memang masih mempelajari dan melakukan pengamatan. Tapi astronomi modern sudah mulai bergeser atau bisa dikatakan sudah bergeser terutama di negara-negara maju. Teleskop dikendalikan dari jarak jauh dan astronom bisa menunggu hasil pengamatannya dari ruangan yang nyaman dan hangat. Ketika hasil itu datang, maka yang dilakukan adalah pengolahan dan analisa data pengamatan.
Jika memang sudah siap dengan tuntutan kerja seperti itu, artinya kamu pun siap untuk memilih astronomi sebagai pilihan jurusan untuk perkuliahan. Tapi, kuliah di astronomi bukan berarti kamu akan menjadi astronom profesional. Mengapa demikian?
Astronom profesional bukanlah lulusan astronomi tapi mereka yang kemudian menggeluti dunia astronomi sebagai profesinya. Artinya tidak semua lulusan astronomi adalah astronom profesional? Atau dengan kata lain, tidak semua lulusan astronomi akan bekerja di astronomi. Jadi… terkait dengan pertanyaan awal. Setelah lulus dari astronomi, dimanakah seseorang akan bekerja?
🔎Astronomi Sebagai Profesi
Untuk menjadi astronom, jurusan yang bisa digeluti sebenarnya bukan hanya astronomi. Seseorang bisa memulai perjalanan sebagai astronom dengan mengawali langkahnya di jurusan fisika, matematika atau jurusan teknik terkait.
Di Indonesia, sebagian besar pandangan umum masyarakat, jika ingin menjadi astronom maka kuliahlah di astronomi. Dan pertanyaan berikut yang mengiringi, lapangan pekerjaan astronomi itu dimana saja?
Untuk menjadi astronom profesional, pendidikan sarjana di astronomi barulah permulaan, karena jenjang tersebut merupakan dasar untuk mempelajari astronomi sebelum mempersempit bidang keahlian di astronomi lewat program pascasarjana dan doktoral. Setelah itu, ia harus melakukan penelitian yang menghasilkan makalah yang diterbitkan di jurnal ilmiah. Paper atau makalah ilmiah merupakan rekam jejak bagi para astronom untuk terus berkiprah sekaligus memperoleh kesempatan untuk bekerja di bidang yang ia tekuni.
Pada umumnya tidak semua lulusan astronomi akan melanjutkan studi di astronomi atau bekerja di astronomi.
Bagi mereka yang memilih untuk menekuni dunia astronomi, maka profesi yang paling umum adalah menjadi peneliti dan dosen. Dengan berkembangnya edukasi astronomi dan penjangkauan masyarakat, dibutuhkan juga pengajar atau guru, sains komunikator, penulis maupun jurnalis yang mampu untuk menjembatani para astronom dan masyarakat.
Lahan pekerjaan bagi mereka yang hendak menggeluti dunia astronomi, merentang dari perguruan tinggi, lembaga penelitian, lembaga antariksa, observatorium, planetarium, pusat sains, sekolah, maupun media astronomi dan media massa pada umumnya. Tapi, pertanyaan lain tentunya akan muncul. Bukankah, lahan pekerjaan sebagai peneliti dan dosen astronomi tidak banyak di Indonesia? Terkait dosen, perlu diingat bahwa lahan pekerjaan yang bisa diisi tidak hanya sebagai dosen astronomi karena tidak semua universitas di Indonesia membutuhkan dosen astronomi dan astrofisika. Jurusan astronomi, untuk saat ini, hanya ada satu di Indonesia. Untuk itu lahan pekerjaan yang tersedia adalah dosen Fisika dengan kesempatan untuk memperkenalkan sekaligus mengembangkan astrofisika di perguruan tinggi tersebut.
Persoalan lahan pekerjaan bagi astronom profesional tidak hanya terjadi di negara berkembang melainkan juga di negara maju. Akan tetapi pengembangan astronomi di berbagai negara juga menjadi lahan pekerjaan baru bagi astronom, Tapi, kali ini kompetisinya tidak lagi di suatu negara melainkan antar negara. Disinilah setiap lulusan astronomi atau astronom dituntut untuk dapat melihat kesempatan yang ditawarkan di dunia. Contohnya, dibangunnya teleskop radio, maupun teleskop optik di berbagai belahan dunia menjadi kesempatan bagi para astronom untuk memperoleh pekerjaan. Kuncinya, kemauan untuk melihat ke luar negaranya dan tidak hanya terpaku pada kesempatan di negara sendiri.
Selain mempelajari fisika, matematika atau pengamatan, seorang mahasiswa astronomi dituntut juga untuk memahami pemrograman, instrumentasi, menulis makalah, presentasi dan berkomunikasi dengan masyarakat awam. Apabila sesorang lulusan astronomi ingin melanjutkan karirnya di bidang astronomi, maka dianjurkan dia meneruskan pendidikannya hingga doktor (S3). Akan tetapi, jika dia tidak memilih untuk berkiprah sebagai astronom peneliti, maka berbekal pengetahuan beragam yang dipelajari di astronomi, serta dasar logika fisika dan matematika yang kuat, lulusan yang memutuskan untuk tidak menekuni dunia astronomi akan memiliki profesi yang beragam. Ada yang berkiprah (dan berprestasi) di bidang satelit dan telekomunikasi, industri, manajemen, keuangan, penerbit, teknologi informasi, instrumentasi, ekonomi, desain, filsafat, industri pertelevisian, pendidikan, seni, dan ada yang kemudian berkiprah sebagai entrepreuneur.
Kuliah di astronomi memang membuka kesempatan untuk berkiprah di berbagai bidang antara lain karena ragam kebutuhan dari mata kuliah yang dipelajari.
Jadi dimanakah saya bekerja setelah lulus dari astronomi? Bisa dimana saja :)
Sumber : langitselatan[dot]com , seputarkuliah(OA)
Semoga bermanfaat❤
Mengenal Jurusan Geofisika dan Prospek Kerjanya👍
Tips pendidikan 6 ~
Jurusan Geofisika merupakan jurusan yang tidak terlalu banyak peminatnya namun jurusan ini memiliki prospek kerja yang sangat cerah. Bagi anda adik-adik SMA yang ingin mengenal lebih lanjut jurusan Geofisika, yuk simak artikel berikut
🔎Apa sih itu Geofisika?
Secara umum Geofisika dapat diartikan sebagai suatu ilmu bumi yang mengkaji terrstruktur tentang fenomena alam, pengukuran, dan karakterisasinya serta penggunaannya dalam pencarian sumber daya alam menggunakan kaidah, prinsip, dan aspek-aspek fisika. Untuk memahami Geofisika secara baik, diperlukan suatu dasar-dasar ilmu yang kuat dalam Geologi, Fisika, dan Matematika. Namun seiring perkembangan waktu, seorang ahli Geofisika juga harus ahli dalam bidang Komputasi dan Instrumentasi
Geofisika sendiri merupakan jurusan yang tidak terlalu banyak peminatnya, mungkin karena banyak orang-orang yang kurang mengenal jurusan ini, padahal jurusan ini menyediakan prospek yang Sangat Bagus. Lulus dari Geofisika, anda bisa bekerja perusahaan Oil dan Gas. Siapa sih yang nggak mau kerja di Oil & Gas? Hmm...Gaji besar yang siap mengalir ....
🔎Cakupan Geofisika
🔎Geofisika sebenarnya merupakan ilmu yang memiliki cakupan bidang yang sangat luas. Bidang-bidang tersebut antara lain :
Geofisika Eksplorasi
Geofisika Instrumentasi
Geofisika Lingkungan
Geodesi
Geologi
Geomagnetisme
Geodinamika
Geomatika
Seismologi
Hidrologi
Sains Magnetosfer & Planeter
Sains Ionosfer
Pengolahan Data Geofisika
Oseanografi
Vulkanologi
🔎Lapangan Kerja Lulusan Geofisika :
Perusahaan Minyak dan Gas Bumi
Perusahaan Pertambangan
Perusahaan Pengeboran
Perusahaan Geothermal
Direktorat Vulkanologi
Konsultan Geofisika
LIPI
BPPT
P3G
BMG
🔎Perusahaan-perusahaan yang membutuhkan lulusan Geofisika :
Pertamina
Chevron
Schlumberger
Elnusa Geosains
Conocophillips
Total
Unocal
Medco E&P
Shell
Halliburton
Calmarine
Petrochina
CNOOC
🔎Universitas yang ada jurusan Geofisika :
Universitas Indonesia
Universitas Gadjah Mada
Institut Teknologi Bandung
Institut Teknologi Sepuluh November
Universitas Padjajaran
Universitas Diponegoro
Universitas Pembangunan Nasional
Universitas Negeri Sebelas Maret
Universitas Brawijaya
Universitas Sriwijaya
Universitas Jenderal Soedirman
Universitas Lampung
Universitas Hasanudin
Universitas Haluleo
Universitas Pendidikan Indonesia
Sumber : pelajaran-lengkap[dot]blogspot[dot]com , seputar kuliah.com (OA)
Semoga bermanfaat❤
Jurusan Geofisika merupakan jurusan yang tidak terlalu banyak peminatnya namun jurusan ini memiliki prospek kerja yang sangat cerah. Bagi anda adik-adik SMA yang ingin mengenal lebih lanjut jurusan Geofisika, yuk simak artikel berikut
🔎Apa sih itu Geofisika?
Secara umum Geofisika dapat diartikan sebagai suatu ilmu bumi yang mengkaji terrstruktur tentang fenomena alam, pengukuran, dan karakterisasinya serta penggunaannya dalam pencarian sumber daya alam menggunakan kaidah, prinsip, dan aspek-aspek fisika. Untuk memahami Geofisika secara baik, diperlukan suatu dasar-dasar ilmu yang kuat dalam Geologi, Fisika, dan Matematika. Namun seiring perkembangan waktu, seorang ahli Geofisika juga harus ahli dalam bidang Komputasi dan Instrumentasi
Geofisika sendiri merupakan jurusan yang tidak terlalu banyak peminatnya, mungkin karena banyak orang-orang yang kurang mengenal jurusan ini, padahal jurusan ini menyediakan prospek yang Sangat Bagus. Lulus dari Geofisika, anda bisa bekerja perusahaan Oil dan Gas. Siapa sih yang nggak mau kerja di Oil & Gas? Hmm...Gaji besar yang siap mengalir ....
🔎Cakupan Geofisika
🔎Geofisika sebenarnya merupakan ilmu yang memiliki cakupan bidang yang sangat luas. Bidang-bidang tersebut antara lain :
Geofisika Eksplorasi
Geofisika Instrumentasi
Geofisika Lingkungan
Geodesi
Geologi
Geomagnetisme
Geodinamika
Geomatika
Seismologi
Hidrologi
Sains Magnetosfer & Planeter
Sains Ionosfer
Pengolahan Data Geofisika
Oseanografi
Vulkanologi
🔎Lapangan Kerja Lulusan Geofisika :
Perusahaan Minyak dan Gas Bumi
Perusahaan Pertambangan
Perusahaan Pengeboran
Perusahaan Geothermal
Direktorat Vulkanologi
Konsultan Geofisika
LIPI
BPPT
P3G
BMG
🔎Perusahaan-perusahaan yang membutuhkan lulusan Geofisika :
Pertamina
Chevron
Schlumberger
Elnusa Geosains
Conocophillips
Total
Unocal
Medco E&P
Shell
Halliburton
Calmarine
Petrochina
CNOOC
🔎Universitas yang ada jurusan Geofisika :
Universitas Indonesia
Universitas Gadjah Mada
Institut Teknologi Bandung
Institut Teknologi Sepuluh November
Universitas Padjajaran
Universitas Diponegoro
Universitas Pembangunan Nasional
Universitas Negeri Sebelas Maret
Universitas Brawijaya
Universitas Sriwijaya
Universitas Jenderal Soedirman
Universitas Lampung
Universitas Hasanudin
Universitas Haluleo
Universitas Pendidikan Indonesia
Sumber : pelajaran-lengkap[dot]blogspot[dot]com , seputar kuliah.com (OA)
Semoga bermanfaat❤
Program Studi Teknik Geologi - Fakultas Ilmu dan Teknologi Kebumian👍
Tips pendidikan 5 ~
Prodi Teknik Geologi mempelajari ilmu tentang bumi dengan berbagai aspeknya, termasuk di dalamnya adalah batuan, bentuk atau struktur dan hubungan antar batuan serta proses kejadiannya. Ilmu-ilmu yang dipelajari di Teknik Geologi bertujuan untuk memberikan teman-teman pengetahuan agar mampu menjelaskan keadaan alam dan proses yang terjadi di permukaan bumi dan dari dalam bumi. Disamping itu, setelah mendapatkan kuliah di program studi ini, teman-teman diharapkan dapat memanfaatkan potensi sumberdaya alam yang ada, serta memberikan saran dalam bidang keteknikan, lingkungan dan bencana, yang berkaitan dengan kebumian.
Pada program studi Teknik Geologi, teman-teman akan mempelajari segala sesuatu yang berhubungan dengan bumi sebagai obyek, dengan ruang lingkup yang luas, misalnya batuan dan mineral, minyak dan gas bumi, gunung api dan panas bumi, atau struktur bumi dan gempa bumi. Teknik Geologi menjadi penting untuk dipelajari terutama berkaitan dengan pemanfaatannya untuk kesejahteraan manusia terutama dalam pencarian sumberdaya energi seperti minyak dan gas bumi, batubara, panasbumi. Selain itu keilmuan Teknik Geologi juga berperan dalam pencarian sumberdaya alam yang lain, misalnya mineral ekonomis, emas, perak, tembaga atau bahan industri yang lain, dan juga sumberdaya yang penting bagi kehidupan yaitu air tanah.
Pada prodi Teknik Geologi teman-teman juga akan mempelajari tentang jenis batu, struktur, bentuk, letak dan lokasinya di dalam bumi, dan berbagai karakteristik lainnya. Oleh karena itu, pada akhirnya teman-teman akan memiliki kemampuan untuk mencari sumberdaya alam (SDA). Bahkan teman-teman juga akan mengetahui apakah SDA tersebut aman untuk ditambang. Khusus untuk batuan, maka tingkat keamanan dalam penggunaan batuan tersebut untuk mendirikan suatu bangunan pun dapat diketahui. Ternyata kita tidak bisa sembarangan menggunakan batuan yang ada ya.
Keberadaan ilmu Teknik Geologi menjadi istimewa karena perannya dalam proses eksplorasi (pencarian) minyak dan gas bumi, mineral berharga dan air tanah menjadi hal yang penting dalam proses penambangan SDA. Penambangan tidak bisa dilakukan jika seorang sarjana Teknik Geologi belum menyelesaikan tugasnya. Dengan dasar ilmu batuan yang kuat, tentunya memungkinkan bagi teman-teman untuk mengembangkan ilmu di bidang batu-batu mulia seperti, berlian, intan, permata, saphire, dll. Pengetahuan tentang struktur batuan tersebut tentunya dibutuhkan untuk membentuknya hingga menjadi indah dan menarik.
🔎Prospek Kerja
Sarjana Teknik Geologi dapat menerapkan ilmunya di bidang pencarian sumberdaya energi (minyak dan gas bumi, batubara dan panas bumi), dan sumberdaya mineral (Emas, Perak, dll), termasuk bidang jasa yang berhubungan. Sarjana Teknik Geologi juga dibutuhkan oleh pemerintah daerah untuk pengembangan potensi sumberdaya alam daerah dan pengelolaannya. Beberapa perusahaan atau instansi yang membutuhkan sarjana Teknik Geologi diantaranya adalah
Industri Perminyakan dan Gas Bumi
🔎Pada bidang ini sarjana Teknik Geologi akan bertugas sebagai ahli yang bertugas untuk melakukan proses eksplorasi minyak dan gas bumi. Misalnya: Medco Energi, Pertamina, Chevron, ExxonTotal Indonesia,dan lainnya.
Industri Pertambangan
🔎Pada industri pertambangan sarjana Teknik Teknik Geologi bertanggungjawab untuk mencari potensi SDA seperti mineral berharga dan batu bara. Misalnya: PT Aneka Tambang, PT Freeport Indonesia, PT Timah
🔎Konsultan Teknik Geologi
Konsultan Teknik Geologi akan mengerjakan berbagai macam pekerjaan yang berhubungan dengan proses eksplorasi SDA. Oleh karena itu, konsultan Teknik Geologi akan banyak bekerjasama dengan industri-industri perminyakan dan penambangan.
🔎Lembaga atau Pusat Penelitian Instansi Pemerintahan
Sarjana Teknik Geologi akan mengerjakan segala sesuatu yang berhubungan dengan proses eksplorasi SDA. Beberapa instansi pemerintah yang membutuhkan sarjana Teknik Geologi misalnya Direktorat Energi dan Sumberdaya Mineral, Kantor Wilayah (Kanwil), BAPPENAS, BAPPEDA
Universitas
🔎Sarjana Teknik Geologi dibutuhkan sebagai pengajar di Universitas.
Sumber : usm[dot]itb[dot]ac[dot]co[dot]id , seputarkuliah.com
Semoga bermanfaat❤
Prodi Teknik Geologi mempelajari ilmu tentang bumi dengan berbagai aspeknya, termasuk di dalamnya adalah batuan, bentuk atau struktur dan hubungan antar batuan serta proses kejadiannya. Ilmu-ilmu yang dipelajari di Teknik Geologi bertujuan untuk memberikan teman-teman pengetahuan agar mampu menjelaskan keadaan alam dan proses yang terjadi di permukaan bumi dan dari dalam bumi. Disamping itu, setelah mendapatkan kuliah di program studi ini, teman-teman diharapkan dapat memanfaatkan potensi sumberdaya alam yang ada, serta memberikan saran dalam bidang keteknikan, lingkungan dan bencana, yang berkaitan dengan kebumian.
Pada program studi Teknik Geologi, teman-teman akan mempelajari segala sesuatu yang berhubungan dengan bumi sebagai obyek, dengan ruang lingkup yang luas, misalnya batuan dan mineral, minyak dan gas bumi, gunung api dan panas bumi, atau struktur bumi dan gempa bumi. Teknik Geologi menjadi penting untuk dipelajari terutama berkaitan dengan pemanfaatannya untuk kesejahteraan manusia terutama dalam pencarian sumberdaya energi seperti minyak dan gas bumi, batubara, panasbumi. Selain itu keilmuan Teknik Geologi juga berperan dalam pencarian sumberdaya alam yang lain, misalnya mineral ekonomis, emas, perak, tembaga atau bahan industri yang lain, dan juga sumberdaya yang penting bagi kehidupan yaitu air tanah.
Pada prodi Teknik Geologi teman-teman juga akan mempelajari tentang jenis batu, struktur, bentuk, letak dan lokasinya di dalam bumi, dan berbagai karakteristik lainnya. Oleh karena itu, pada akhirnya teman-teman akan memiliki kemampuan untuk mencari sumberdaya alam (SDA). Bahkan teman-teman juga akan mengetahui apakah SDA tersebut aman untuk ditambang. Khusus untuk batuan, maka tingkat keamanan dalam penggunaan batuan tersebut untuk mendirikan suatu bangunan pun dapat diketahui. Ternyata kita tidak bisa sembarangan menggunakan batuan yang ada ya.
Keberadaan ilmu Teknik Geologi menjadi istimewa karena perannya dalam proses eksplorasi (pencarian) minyak dan gas bumi, mineral berharga dan air tanah menjadi hal yang penting dalam proses penambangan SDA. Penambangan tidak bisa dilakukan jika seorang sarjana Teknik Geologi belum menyelesaikan tugasnya. Dengan dasar ilmu batuan yang kuat, tentunya memungkinkan bagi teman-teman untuk mengembangkan ilmu di bidang batu-batu mulia seperti, berlian, intan, permata, saphire, dll. Pengetahuan tentang struktur batuan tersebut tentunya dibutuhkan untuk membentuknya hingga menjadi indah dan menarik.
🔎Prospek Kerja
Sarjana Teknik Geologi dapat menerapkan ilmunya di bidang pencarian sumberdaya energi (minyak dan gas bumi, batubara dan panas bumi), dan sumberdaya mineral (Emas, Perak, dll), termasuk bidang jasa yang berhubungan. Sarjana Teknik Geologi juga dibutuhkan oleh pemerintah daerah untuk pengembangan potensi sumberdaya alam daerah dan pengelolaannya. Beberapa perusahaan atau instansi yang membutuhkan sarjana Teknik Geologi diantaranya adalah
Industri Perminyakan dan Gas Bumi
🔎Pada bidang ini sarjana Teknik Geologi akan bertugas sebagai ahli yang bertugas untuk melakukan proses eksplorasi minyak dan gas bumi. Misalnya: Medco Energi, Pertamina, Chevron, ExxonTotal Indonesia,dan lainnya.
Industri Pertambangan
🔎Pada industri pertambangan sarjana Teknik Teknik Geologi bertanggungjawab untuk mencari potensi SDA seperti mineral berharga dan batu bara. Misalnya: PT Aneka Tambang, PT Freeport Indonesia, PT Timah
🔎Konsultan Teknik Geologi
Konsultan Teknik Geologi akan mengerjakan berbagai macam pekerjaan yang berhubungan dengan proses eksplorasi SDA. Oleh karena itu, konsultan Teknik Geologi akan banyak bekerjasama dengan industri-industri perminyakan dan penambangan.
🔎Lembaga atau Pusat Penelitian Instansi Pemerintahan
Sarjana Teknik Geologi akan mengerjakan segala sesuatu yang berhubungan dengan proses eksplorasi SDA. Beberapa instansi pemerintah yang membutuhkan sarjana Teknik Geologi misalnya Direktorat Energi dan Sumberdaya Mineral, Kantor Wilayah (Kanwil), BAPPENAS, BAPPEDA
Universitas
🔎Sarjana Teknik Geologi dibutuhkan sebagai pengajar di Universitas.
Sumber : usm[dot]itb[dot]ac[dot]co[dot]id , seputarkuliah.com
Semoga bermanfaat❤
Prospek Kerja Teknologi Bioproses
Tips pendidikan 4 ~
Teknologi bioproses memiliki kemiripan dengan teknik kimia. Namun, pada prinsipnya ada perbedaan diantara keduanya yaitu dalam penggunaan organisme biologis dalam membuat suatu produk. Prospek kerja untuk seorang lulusan dari teknologi bioproses sangatlah banyak dan luas. Sebelum membahas lebih lanjut, ada baiknya untuk mengetahui tentang apa itu teknologi bioproses terlebih dahulu.
Mungkin sekarang kalian masih bingung bagaimana sih nanti seorang sarjana teknologi bioproses itu bekerja. Berikut ini adalah beberapa alasan dari sisi prospek kerja yang bisa diambil oleh sarjana-sarjana teknologi bioproses pada umumnya :
1. Industri pangan (Food and Beverage)
Yang namanya pangan atau makanan memang selalu menjadi kebutuhan primer manusia. Peran teknologi bioproses di Industri ini bisa sebagai orang yang mengontrol proses produksi pangan tersebut. Contoh industri pangan : PT UNILEVER, KRAFT, DANONE, PT Ajinomoto dan lain sebagainya
2. Industri minuman
Sama seperti pangan, minuman juga merupakan kebutuhan primer dari manusia. Minuman yang diproduksi yang membutuhkan seorang sarjana teknologi bioproses bukanlah minuman yang biasa-biasa. Minuman yang diproduksi biasanya mengandung probiotik yang dapat membuat tubuh manusia yang mengkonsumsinya lebih sehat contohnya seperti yoghurt, susu probiotik, dan minuman probiotik lain. Contoh industri minuman : Cimory, Yakult, dan lain sebagainya.
3. Industri vaksin
Vaksin dibutuhkan untuk memperoleh imunitas dengan cara melemahkan bakteri ataupun virus penyebab penyakit. Di industry vaksin ini, seorang sarjana teknologi bioproses di laboratorium untuk produksi vaksin sebelum diproduksi secara massal, bagian Research and Development, Quality Control, atau sebagai orang yang bertanggung jawab dalam proses pembuatan vaksin secara massal. Contoh industri vaksin : PT Biofarma (satu-satunya di Indonesia)
4. Industri Farmasi
Industri farmasi berkaitan dengan produksi obat-obatan. Seorang sarjana teknologi bioproses memiliki peran yang sama seperti bekerja di industri vaksin. Contoh industry farmasi : PT Bayer, PT Kimia Farma
5. Industri Energi
Cadangan minyak bumi semakin lama semakin menipis. Diprediksikan apabila terus-menerus menggunakan minyak bumi sebagai sumber energi utama untuk melakukan aktivitas sehari-hari maka cadangan minyak bumi akan habis pada tahun 2030. Selain itu, energi yang berasal dari minyak bumi dapat menyebabkan Global Warming akibat dari hasil pembakaran yang terjadi. Oleh karena itu, dibuatlah suatu bentuk energi yang dapat menggantikannya dan lebih ramah lingkungan. Contohnya seperti biodiesel, bioetanol, biopremium, biofuel cell, dan lain sebagainya.
Sekarang ini, mulai banyak perusahaan-perusahaan yang bergerak di bidang Minyak dan Gas (Oil and Gas Company) yang mengembangkan sumber energi terbarukan seperti contoh diatas. Perusahaan yang oil and gas yang sekarang juga bergerak untuk memproduksi energi terbarukan adalah seperti British Petroleum, Chevron, Pertamina, dan Sime Darby Energy. Oya, gaji untuk kerja di industri ini lumayan besar lho bisa mencapai $5000/month bahkan bisa lebih. J
6. Industri Biomedical
Industri biomedis adalah aplikasi dari ilmu biologi dibidang medis. Banyak sekali senyawa-senyawa yang berasal dari organisme biologis yang dimanfaatkan untuk keperluan kesehatan. Seperti kolagen yang digunakan sebagai bahan pembuat tulang buatan dan untuk penutup luka organ bagian dalam. Kemudian ada kitosan yang dapat dijadikan benang operasi . Selain itu, ada aplikasi yang dapat mendeteksi adanya sel kanker. Walaupun aplikasinya sangat banyak dan sangat berpotensi untuk berkembang di masa depan tetapi sayangnya, Industri biomedis di Indonesia masih jarang diketahui. Industri biomedis banyak yang beroperasi di luar negeri.
7. Industri Biomaterial
Industri biomaterial merupakan industry utama untuk produksi bahan-bahan yang digunakan untuk biomedis dan lainnya. Industri biomaterial berfokus untuk memproduksi material yang berasal dari organisme biologis. Di Indonesia, belum ada sama sekali industry biomaterial. Padahal kebutuhan akan biomaterial di Indonesia itu sangat tinggi.
8. Proyek lingkungan
Seorang sarjana teknologi bioproses juga dapat bekerja dibidang lingkungan terutama dalam pengolahan limbah. Pengolahan limbah dilakukan dengan memanfaatkan mikroorganisme yang memiliki potensi untuk remediasi limbah menjadi tidak berbahaya. Pengolahan limbah yang dilakukan sekarang, mulai banyak yang beralih untuk menerapkan bioremediasi. Hal ini disebabkan oleh selain rendahnya modal yang diperlukan juga rendahnya energi yang diperlukan sehingga dapat menghasilkan suatu teknik remediasi yang efektif dan efisien. Kabar baiknya, semua industri yang ada membutuhkan suatu pengolahan limbah yang terpadu. Jadi, peluang kerja di bidang lingkungan ini sangat-sangatlah luas. Jika kalian mau bekerja di bidang ini, coba mulai dari kuliah ikut-ikut organisasi dan kegiatan yang peduli terhadap lingkungan untuk menambah pengetahuan kalian tentang lingkungan.
Sumber : lischer[dot]wordpress[dot]com , seputarkuliah.com
Semoga bermanfaat❤
Teknologi bioproses memiliki kemiripan dengan teknik kimia. Namun, pada prinsipnya ada perbedaan diantara keduanya yaitu dalam penggunaan organisme biologis dalam membuat suatu produk. Prospek kerja untuk seorang lulusan dari teknologi bioproses sangatlah banyak dan luas. Sebelum membahas lebih lanjut, ada baiknya untuk mengetahui tentang apa itu teknologi bioproses terlebih dahulu.
Mungkin sekarang kalian masih bingung bagaimana sih nanti seorang sarjana teknologi bioproses itu bekerja. Berikut ini adalah beberapa alasan dari sisi prospek kerja yang bisa diambil oleh sarjana-sarjana teknologi bioproses pada umumnya :
1. Industri pangan (Food and Beverage)
Yang namanya pangan atau makanan memang selalu menjadi kebutuhan primer manusia. Peran teknologi bioproses di Industri ini bisa sebagai orang yang mengontrol proses produksi pangan tersebut. Contoh industri pangan : PT UNILEVER, KRAFT, DANONE, PT Ajinomoto dan lain sebagainya
2. Industri minuman
Sama seperti pangan, minuman juga merupakan kebutuhan primer dari manusia. Minuman yang diproduksi yang membutuhkan seorang sarjana teknologi bioproses bukanlah minuman yang biasa-biasa. Minuman yang diproduksi biasanya mengandung probiotik yang dapat membuat tubuh manusia yang mengkonsumsinya lebih sehat contohnya seperti yoghurt, susu probiotik, dan minuman probiotik lain. Contoh industri minuman : Cimory, Yakult, dan lain sebagainya.
3. Industri vaksin
Vaksin dibutuhkan untuk memperoleh imunitas dengan cara melemahkan bakteri ataupun virus penyebab penyakit. Di industry vaksin ini, seorang sarjana teknologi bioproses di laboratorium untuk produksi vaksin sebelum diproduksi secara massal, bagian Research and Development, Quality Control, atau sebagai orang yang bertanggung jawab dalam proses pembuatan vaksin secara massal. Contoh industri vaksin : PT Biofarma (satu-satunya di Indonesia)
4. Industri Farmasi
Industri farmasi berkaitan dengan produksi obat-obatan. Seorang sarjana teknologi bioproses memiliki peran yang sama seperti bekerja di industri vaksin. Contoh industry farmasi : PT Bayer, PT Kimia Farma
5. Industri Energi
Cadangan minyak bumi semakin lama semakin menipis. Diprediksikan apabila terus-menerus menggunakan minyak bumi sebagai sumber energi utama untuk melakukan aktivitas sehari-hari maka cadangan minyak bumi akan habis pada tahun 2030. Selain itu, energi yang berasal dari minyak bumi dapat menyebabkan Global Warming akibat dari hasil pembakaran yang terjadi. Oleh karena itu, dibuatlah suatu bentuk energi yang dapat menggantikannya dan lebih ramah lingkungan. Contohnya seperti biodiesel, bioetanol, biopremium, biofuel cell, dan lain sebagainya.
Sekarang ini, mulai banyak perusahaan-perusahaan yang bergerak di bidang Minyak dan Gas (Oil and Gas Company) yang mengembangkan sumber energi terbarukan seperti contoh diatas. Perusahaan yang oil and gas yang sekarang juga bergerak untuk memproduksi energi terbarukan adalah seperti British Petroleum, Chevron, Pertamina, dan Sime Darby Energy. Oya, gaji untuk kerja di industri ini lumayan besar lho bisa mencapai $5000/month bahkan bisa lebih. J
6. Industri Biomedical
Industri biomedis adalah aplikasi dari ilmu biologi dibidang medis. Banyak sekali senyawa-senyawa yang berasal dari organisme biologis yang dimanfaatkan untuk keperluan kesehatan. Seperti kolagen yang digunakan sebagai bahan pembuat tulang buatan dan untuk penutup luka organ bagian dalam. Kemudian ada kitosan yang dapat dijadikan benang operasi . Selain itu, ada aplikasi yang dapat mendeteksi adanya sel kanker. Walaupun aplikasinya sangat banyak dan sangat berpotensi untuk berkembang di masa depan tetapi sayangnya, Industri biomedis di Indonesia masih jarang diketahui. Industri biomedis banyak yang beroperasi di luar negeri.
7. Industri Biomaterial
Industri biomaterial merupakan industry utama untuk produksi bahan-bahan yang digunakan untuk biomedis dan lainnya. Industri biomaterial berfokus untuk memproduksi material yang berasal dari organisme biologis. Di Indonesia, belum ada sama sekali industry biomaterial. Padahal kebutuhan akan biomaterial di Indonesia itu sangat tinggi.
8. Proyek lingkungan
Seorang sarjana teknologi bioproses juga dapat bekerja dibidang lingkungan terutama dalam pengolahan limbah. Pengolahan limbah dilakukan dengan memanfaatkan mikroorganisme yang memiliki potensi untuk remediasi limbah menjadi tidak berbahaya. Pengolahan limbah yang dilakukan sekarang, mulai banyak yang beralih untuk menerapkan bioremediasi. Hal ini disebabkan oleh selain rendahnya modal yang diperlukan juga rendahnya energi yang diperlukan sehingga dapat menghasilkan suatu teknik remediasi yang efektif dan efisien. Kabar baiknya, semua industri yang ada membutuhkan suatu pengolahan limbah yang terpadu. Jadi, peluang kerja di bidang lingkungan ini sangat-sangatlah luas. Jika kalian mau bekerja di bidang ini, coba mulai dari kuliah ikut-ikut organisasi dan kegiatan yang peduli terhadap lingkungan untuk menambah pengetahuan kalian tentang lingkungan.
Sumber : lischer[dot]wordpress[dot]com , seputarkuliah.com
Semoga bermanfaat❤
Langganan:
Postingan (Atom)